Umrah Menghapus Kefakiran

posted in: berita | 0

Menjalankan ibadah haji maupun umrah menjadi dambaan bagi setiap umat Muslim. Terlebih, banyak sekali hikmah maupun fadillah yang bisa didapat ketika menjalankan ibadah tersebut. Ada banyak hikmah yang dapat diraih melalui pelaksanaan ibadah umrah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan benar.

Di antaranya, menjadi lebih relijius, lebih peduli kepada sesama manusia dan bisa memanfaatkan rejeki yang diberikan oleh Allah SWT dengan lebih baik. Selain itu dengan melakukan ibadah umrah kita akan mendapatkan pahala dan balasan surga.

Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari haji atau umrah maka terlihat kehidupannya semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah, itulah salah satu fadillah ibadah tersebut. Seluruh biaya yang digunakan untuk berangkat haji dan umrah akan diganti oleh Allah SWT dengan berlipat-lipat.

Keistimewaan ibadah umrah adalah menghilangkan kefakiran dan mendapatkan  hadiah surga Allah SWT. Seperti sebuah hadits yang telah disampaikan oleh baginda Rasulullah SAW dari Abdullah,  “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga,” (HR An Nasai, Tirmidzi dan Ahmad).

Kegiatan ibadah umrah merupakan bagian dari syi`ar untuk mensucikan dan membesarkan nama Allah seperti yang tercantum dalam kalimat talbiyyah. “Labbaik, Allahumma Labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syariika laka”

Artinya, Aku memenuhi panggilanMu, ya Allah aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu, tiada sekutu bagiMu, aku memenuhi panggilanMu. Sungguh segala puji dan nikmat adalah milikMu, begitu juga seluruh kerajaan, tiada sekutu bagiMu.

Sumber

Leave a Reply